KORMI Medan Terancam Tak Ikuti Forprovsu 2026 Karena Keterbatasan Anggaran

KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kota Medan menghadapi tantangan serius yang dapat menghalangi partisipasinya dalam Festival Olahraga Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Forprovsu) yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober 2026. Penyebab utama dari potensi ketidakikutsertaan ini adalah kurangnya anggaran yang tersedia untuk mendukung berbagai kegiatan olahraga, khususnya Forprovsu 2026.
Pertemuan Penting Antara KORMI Medan dan KORMI Sumut
Situasi yang memprihatinkan ini terungkap saat pengurus KORMI Kota Medan mengadakan silaturahmi dengan Ketua KORMI Sumatra Utara, M. Daffasya Adnan Sinik, SH, di Kantor KORMI Sumut yang berlokasi di Jalan Willem Iskandar, Medan Estate, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua KORMI Medan, Idrus Djunaidi, SH, hadir bersama jajaran pengurus lainnya seperti Wakil Ketua I Cristian Girsang, Wakil Ketua II Sukur Ananto, Sekretaris Benny HD Pane, Bendahara Abdul Salim, serta Ketua dan Wakil Ketua Bidang Humas dan Publikasi, Johannes Hutabarat, SE, dan Donny. Mereka diterima langsung oleh Ketua KORMI Sumut, yang didampingi oleh Sekretaris Umum Dr. Ramadhan Ginting dan Dewan Pakar KORMI Sumut, Jamilah.
Membahas Program Unggulan untuk Olahraga Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Idrus Djunaidi menyampaikan beberapa rencana penting yang ditujukan untuk memajukan olahraga masyarakat di Kota Medan. Ia juga memperkenalkan pengurus baru yang akan menduduki posisi strategis di KORMI Kota Medan.
“Untuk penjelasan teknis tentang program-program ini, saya serahkan kepada Sekretaris KORMI Medan, Benny HD Pane,” ujarnya.
Dalam penjelasannya, Benny mengungkapkan bahwa KORMI Medan telah merancang sejumlah program yang bertujuan untuk melibatkan masyarakat luas di Kota Medan.
- Program KORMI Goes To School yang menyasar sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP.
- Kegiatan Seruan Bugar (SERBU) di setiap kecamatan di Kota Medan.
- Konsep pelaksanaan yang mirip dengan Car Free Day di berbagai lokasi.
- Upaya untuk meningkatkan semangat berolahraga di kalangan masyarakat.
- Persiapan untuk mengikuti Forprovsu 2026.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat olahraga di masyarakat dan menjadikan olahraga semakin digemari di Kota Medan,” tambah Benny.
Realitas Anggaran yang Menyulitkan
Di sisi lain, Johannes Hutabarat, Ketua Bidang Humas dan Publikasi, menegaskan bahwa pelaksanaan Forprovsu 2026 bisa terancam tidak diikuti oleh KORMI Medan. Hal ini disebabkan oleh ketiadaan anggaran yang memadai untuk mendukung partisipasi dalam acara tersebut, meskipun Forprovsu akan dilaksanakan di Kota Medan dan Deliserdang.
“Tanpa anggaran yang cukup, tampaknya kami tidak akan bisa berpartisipasi dalam Forprovsu 2026, yang merupakan event pertama kali dilaksanakan,” ungkapnya.
Respon KORMI Sumut terhadap Kendala Anggaran
Sementara itu, Ketua KORMI Sumut, Daffasya Sinik, menyatakan kekecewaannya atas kemungkinan KORMI Medan tidak bisa mengirimkan kontingennya di Forprovsu 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Daffasya Sinik menjelaskan bahwa pihaknya akan berupaya mencari solusi untuk mengatasi masalah anggaran yang dihadapi oleh KORMI Medan.
“Kami akan berusaha untuk mendukung semua KORMI Kabupaten/Kota agar memperoleh anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan olahraga masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Daffasya Sinik menekankan komitmennya untuk memastikan bahwa pelaksanaan Forprovsu berjalan lancar dan diikuti oleh KORMI dari seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.
Potensi Manfaat dari Forprovsu 2026
Forprovsu 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga berpotensi menjadi momentum untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam berolahraga secara lebih aktif. Dengan adanya dukungan anggaran yang memadai, KORMI Medan dapat merancang berbagai kegiatan yang akan menarik perhatian masyarakat dan meningkatkan minat terhadap olahraga.
Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari partisipasi KORMI Medan dalam Forprovsu 2026:
- Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya berolahraga.
- Mempererat hubungan antar komunitas melalui kegiatan olahraga.
- Mendorong generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan positif.
- Memberikan peluang bagi atlet lokal untuk menunjukkan bakat mereka.
- Menjadi ajang promosi bagi Kota Medan sebagai pusat kegiatan olahraga.
Peluang dan Tantangan ke Depan
Kondisi keuangan yang menantang memang menjadi hambatan, namun hal ini juga membuka peluang bagi KORMI Medan untuk berinovasi dalam mencari sumber pendanaan alternatif, seperti kerjasama dengan sponsor atau institusi lain. Dengan pendekatan yang tepat, KORMI Medan dapat mencari cara untuk tetap berpartisipasi dalam Forprovsu 2026 dan bahkan mengembangkan program-program olahraga yang lebih inklusif.
Menggali potensi kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat, akan menjadi kunci untuk mewujudkan rencana-rencana tersebut. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan anggaran juga penting untuk membangun kepercayaan dari para stakeholder.
Strategi Mencari Dukungan Anggaran
Dalam rangka menghadapi tantangan anggaran ini, KORMI Medan dapat menerapkan beberapa strategi untuk menarik dukungan keuangan yang diperlukan:
- Menjalin kerjasama dengan perusahaan swasta untuk sponsorship acara.
- Mengajukan proposal kepada pemerintah daerah untuk mendapatkan bantuan dana.
- Menggandeng komunitas olahraga lokal untuk mendukung program-program KORMI.
- Mengadakan event fundraising untuk menarik perhatian masyarakat.
- Memanfaatkan media sosial untuk menggalang dukungan publik dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya olahraga.
Dengan langkah-langkah yang strategis, KORMI Medan tidak hanya akan mampu berpartisipasi dalam Forprovsu 2026, tetapi juga dapat memperkuat posisi mereka sebagai penggerak olahraga di Kota Medan.






