Danrem 064/MY Resmi Membuka TMMD di Cilegon, Fokus pada Akses Jalan Warga

CILEGON – Pada tanggal 22 April 2026, Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Kolonel Daru Cahyadi Soeprapto, secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Pembukaan acara ini dipimpin oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, dan menandai langkah penting dalam upaya pengembangan infrastruktur di daerah tersebut.
Pentingnya Program TMMD
TMMD merupakan inisiatif lintas sektor yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur. Dalam pelaksanaan TMMD kali ini, fokus utama adalah pengerasan jalan sepanjang 2,8 kilometer dengan lebar 6 meter, yang menghubungkan wilayah Link Langon 1 dan Link Tembulun.
Jalan yang akan diperbaiki ini sebelumnya dianggap tidak memadai, sehingga menghambat mobilitas warga. Dengan adanya proyek ini, diharapkan akses transportasi akan menjadi lebih baik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Komponen Pembangunan
Selain pembangunan jalan, program TMMD juga mencakup berbagai kegiatan konstruksi lainnya, seperti:
- Pembuatan saluran air yang efektif
- Rehabilitasi rumah tidak layak huni
- Pembangunan sumur bor untuk kebutuhan air bersih
- Fasilitas sanitasi yang lebih baik
- Revitalisasi sarana ibadah untuk mendukung kegiatan keagamaan
Dengan berbagai komponen pembangunan ini, program TMMD diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Aktivitas Nonfisik dalam TMMD
TMMD tidak hanya terfokus pada aspek fisik dalam pembangunan. Program ini juga menyertakan kegiatan nonfisik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Beberapa di antaranya adalah penyuluhan kesehatan, penanganan isu stunting, serta edukasi wawasan kebangsaan.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan kolaborasi erat antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, serta masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara berbagai pihak dalam rangka mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik.
Kegiatan Pendukung
Banyak kegiatan pendukung yang juga dilaksanakan selama program TMMD ini, seperti:
- Pengobatan massal bagi masyarakat yang membutuhkan
- Bantuan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
- Penyaluran bantuan sosial untuk warga kurang mampu
- Pelatihan keterampilan bagi pemuda
- Promosi kesehatan dan kebersihan lingkungan
Dengan adanya kegiatan pendukung ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari peningkatan kemampuan dan kesejahteraan mereka.
Pernyataan dari Pihak TNI
Kolonel Daru Cahyadi Soeprapto mengungkapkan bahwa TMMD merupakan program yang rutin dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat, bertujuan untuk mendukung pembangunan daerah. “Program ini merupakan wujud nyata bakti TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dengan tegas.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan TMMD, agar program ini tidak hanya menjadi inisiatif internal TNI, tetapi juga mampu melibatkan kolaborasi dengan berbagai elemen yang memiliki kepentingan serupa dalam pembangunan wilayah.
Dukungan Pemerintah Daerah
Wali Kota Cilegon, Robinsar, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap program TMMD sebagai langkah percepatan pembangunan di daerahnya. Ia menilai program ini sangat strategis untuk meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat.
Robinsar menyatakan bahwa kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. “Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin untuk kebaikan masyarakat Cilegon,” tambahnya.
Pelaksanaan TMMD ke-128
TMMD ke-128 direncanakan berlangsung hingga 21 Mei 2026, melibatkan sekitar 150 personel dari TNI. Program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam sinergi lintas sektor untuk memperkuat pembangunan wilayah sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Melalui program ini, diharapkan masyarakat Cilegon dapat merasakan dampak positif dari peningkatan infrastruktur, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup mereka. Dengan demikian, TMMD bukan hanya sekadar program pembangunan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan gotong royong dalam membangun daerah.
Manfaat Jangka Panjang TMMD
Program TMMD ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mempunyai dampak jangka panjang. Dengan adanya infrastruktur yang baik, mobilitas warga akan meningkat, yang berdampak pada:
- Peningkatan akses ke layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan
- Perbaikan kondisi ekonomi melalui pengembangan usaha lokal
- Peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan
- Penguatan solidaritas antarwarga
- Pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan
Dengan demikian, pelaksanaan TMMD ke-128 di Cilegon diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam upaya membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.