Dukung Trail of The Kings 2026, Bumdesma Marsada Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Pangururan

Dalam upaya menyambut event Trail of The Kings 2026 yang akan datang, Bumdesma Marsada Tahi bersama dengan pemerintah setempat dan berbagai lembaga lainnya telah melaksanakan kegiatan bersih-bersih yang melibatkan lebih dari 100 peserta. Kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi kebersihan, tetapi merupakan sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga desa untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi wisatawan yang akan hadir.
Kolaborasi Untuk Kebersihan Lingkungan
Kegiatan bersih-bersih ini dilaksanakan di kawasan Air Mancur Menari Pangururan, yang merupakan lokasi penting dalam pelaksanaan Trail of The Kings. Dalam upaya ini, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membersihkan berbagai titik strategis yang akan dilalui oleh para pelari dan pengunjung. Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.
Sebelum dimulainya aksi kebersihan, seluruh peserta mengikuti apel yang dipimpin oleh Camat Pangururan, Robintang Naibaho. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan arahan dan motivasi kepada semua peserta, bersama dengan perwakilan dari Badan Otorita Danau Toba (BODT) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir. Hal ini menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap event Trail of The Kings 2026.
Peran BODT dan Dinas Kebudayaan
Selama apel berlangsung, BODT juga menyerahkan peralatan kebersihan kepada Bumdesma Marsada Tahi. Ini adalah wujud nyata dukungan mereka dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan, khususnya di daerah wisata. Camat Pangururan, Robintang Naibaho, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam menyambut para peserta dan wisatawan yang akan datang. Ia juga memberikan apresiasi kepada anggota Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang berpartisipasi aktif dalam gotong royong ini.
- Lebih dari 100 peserta terlibat dalam aksi kebersihan.
- Kegiatan berfokus di Air Mancur Menari Pangururan.
- Peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk membersihkan jalur yang berbeda.
- BODT memberikan bantuan peralatan kebersihan.
- Kegiatan ini meningkatkan sinergi antara masyarakat dan pemerintah.
Komitmen Bumdesma dalam Pembangunan Sosial
Direktur Utama Bumdesma Marsada Tahi, Ridho Anggreini Naibaho, menegaskan bahwa aksi kebersihan ini adalah bagian dari komitmen mereka dalam berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan lingkungan di Kecamatan Pangururan. Selain mendukung suksesnya Trail of The Kings, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan dan meningkatkan kesadaran anggota SPP mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Bumdesma tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan,” ungkap Ridho. Dengan demikian, mereka berharap dapat memotivasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan sekitar.
Rincian Kegiatan Gotong Royong
Setelah apel selesai, para peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama bertugas membersihkan jalur dari Air Mancur Menari menuju Bundaran Jembatan Tano Ponggol, sedangkan kelompok kedua melakukan pembersihan dari Air Mancur Menari menuju venue Trail of The Kings di Segmen 5 Water Front City. Para peserta dengan semangat tinggi mengumpulkan sampah, membersihkan saluran air, dan memangkas rumput liar yang tumbuh di sepanjang jalur tersebut.
Gotong royong ini dihadiri oleh Plt Lurah Siogung-ogung, Parhitean Naibaho, Kepala Desa Huta Namora, Irencus Malau, serta perangkat desa dan masyarakat setempat. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Apresiasi untuk Peserta
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi semua peserta, kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan bingkisan kepada anggota SPP oleh pengurus Bumdesma Marsada Tahi. Selain itu, acara ditutup dengan makan bersama, yang semakin mempererat hubungan antar peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat meningkat dan dukungan terhadap penyelenggaraan berbagai event pariwisata, khususnya Trail of The Kings, semakin kuat.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan Pangururan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyelenggarakan kegiatan bersih-bersih yang mendukung pariwisata. Kegiatan ini bukan hanya tentang kebersihan, tetapi tentang menciptakan lingkungan yang ramah bagi semua orang.
Menjadi Tuan Rumah yang Baik
Trail of The Kings 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu momen bersejarah bagi Kabupaten Samosir. Dengan persiapan yang matang dan kebersihan lingkungan yang terjaga, Pangururan siap menyambut ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah. Kegiatan ini tidak hanya akan meningkatkan jumlah wisatawan tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat, Pangururan siap menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi semua peserta event Trail of The Kings 2026. Mari kita semua berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kita demi masa depan yang lebih baik.
