Marathon vs Escape from Tarkov: Beta Terbaru Menunjukkan Arah Sci-Fi Shooter Bungie yang Berbeda

Genre extraction shooter sedang menjadi pusat perhatian di dunia Game, dan dua nama besar kini saling mencuri spotlight — Marathon dan Escape from Tarkov.
Ide Dasar Marathon dan Escape from Tarkov
Meski kedua game ini masuk dalam kategori extraction shooter, masing-masing menawarkan nuansa berbeda. Tarkov berfokus pada realisme militer, dengan mekanik looting yang kompleks. Sebaliknya, Marathon mengusung tema sci-fi ala studio legendaris pembuat Destiny. Jika Tarkov menawarkan ketegangan dunia kelam dan tak kenal ampun, maka Marathon hadir dengan gaya visual yang lebih berwarna. Dua arah desain ini mencerminkan bagaimana kategori survival loot bisa berevolusi ke spektrum yang luas.
Fokus Gaya Bermain Dalam Kedua Game
Escape from Tarkov dikenal karena mekanisme ultra-detail-nya. Setiap peluru memiliki efek balistik spesifik. Pemain wajib menyesuaikan inventori secara rinci. Di sisi lain, Marathon membawa filosofi berbeda. Alih-alih mengejar detail ekstrem, studio ini membangun gaya arcade taktis penuh energi. Gerakan pemain lebih lincah, kombat lebih eksplosif, dan fokus utama-nya berpusat pada strategi bersama. Dalam beta, game Bungie ini terlihat ingin tampil sebagai Game extraction shooter yang lebih dinamis, bukan hanya sekadar simulasi bertahan hidup.
Perbedaan Atmosfer
Escape from Tarkov menyajikan atmosfer gelap dengan nada serius. Suara kecil sekalipun bisa menjadi tanda bahaya. Sebaliknya, Marathon mengambil arah berbeda: penuh warna neon, serta nuansa alien. Gaya seninya lebih artistik daripada sekadar realistis. Hasilnya, Marathon terasa seperti gabungan antara Destiny dan Tarkov, tetapi dengan fokus baru.
Mekanisme Pengambilan Item Sebagai Daya Tarik
Di Tarkov, sistem loot menjadi tulang punggung. Benda sekecil apapun berharga — dari amunisi, rompi, hingga peralatan medis. Namun, risiko kehilangan membuatnya menegangkan. Sedangkan, Marathon memperkenalkan sistem loot yang lebih ringan. Item tidak langsung hilang, melainkan dikelola dengan progres terukur. Tim pengembang berusaha menstimulasi kreativitas, bukan membuat frustrasi. Pendekatan ini menjadikan Marathon lebih inklusif untuk komunitas casual, tanpa mengorbankan tantangan.
Kooperatif Sebagai Inti
Baik itu Tarkov maupun Marathon mengandalkan elemen kerja sama. Namun, perbedaannya terletak pada bagaimana mekanik itu diterapkan. Di Tarkov, kepercayaan antar pemain sangat rapuh. Teman bisa berubah dalam hitungan detik. Sebaliknya, Marathon mendorong kerja tim solid. Setiap misi dibuat untuk melibatkan koordinasi. Kamu tidak hanya berlomba hidup, tetapi mengejar tujuan cerita. Storyline tersembunyi membawa sensasi lebih emosional dibanding sekadar gameplay berulang.
Kualitas Presentasi Sebagai Nilai Tambah
Developer legendaris ini sudah terkenal karena kualitas desain audio visual-nya. Dalam beta terbaru, efek suara Marathon terdengar immersif. Ledakan energi, gema armor, getaran sci-fi membuat pengalaman bermain. Sementara Tarkov berorientasi pada detail lingkungan realistis, Marathon membawa sensasi sinematik. Keduanya unggul di ranah yang berbeda, tetapi Marathon lebih artistik.
Pandangan Potensi Game Ini di Pasar
Lewat Marathon, Bungie jelas tidak ingin menjadi klon extraction shooter. Tim developer ingin menciptakan arah segar untuk dunia extraction shooter. Desain berbasis progres dan nuansa sci-fi bisa menarik audiens baru, sekaligus memuaskan pemain kompetitif. Apabila Marathon dapat mempertahankan pacing gameplay-nya, maka ini berpotensi jadi standar baru dalam subgenre extraction shooter. Sementara itu, Tarkov akan tetap tolok ukur realisme, mempertahankan dua sisi koin yang sama-sama kuat.
Kesimpulan
Perbandingan antara Marathon dan Escape from Tarkov menggambarkan bahwa genre extraction shooter tetap hidup dan berkembang. Dua judul ini mempersembahkan pendekatan berbeda — satu penuh tekanan, satu lagi sci-fi dan dinamis. Berkat versi uji coba terakhir, Marathon menegaskan bahwa Bungie berani keluar dari zona nyaman. Jika mereka konsisten, Bungie bisa saja mengubah arah genre. Pada akhirnya, persaingan seperti ini menguntungkan bagi dunia Game, karena semakin beragam pengalaman berarti semakin besar keseruan di masa depan.






